Tuntutan Bersegera atau Melewatkan dalam Ibadat

Dr. Jasni Desk

Perkataan bersegera atau al-ta‘jil dan melewatkan atau  al-ta’khir adalah merupakan dua istilah daripada Bahasa Arab. Ia kebiasaanya disebut secara berangkai dalam perbincangan ilmu Usul Fekah bagi menunjukkan keadaan dan waktu sesuatu ibadat yang harus dilaksanakan. Secara satu persatu, perkataan al-ta‘jil merupakan kata terbitan yang berasal daripada kata kerja (ع ج ل) atas wazn فَعَّلَ)) yang bermaksud “segera”. Lawan perkataan ini ialah (البطء) yang bermaksud “lambat”.

Perkataan bersegera (al-ta‘jil) boleh dilihat sebagai contoh dalam ayat 58 Surah al-Kahfi.

وَرَبُّكَ الْغَفُورُ ذُو الرَّحْمَةِ لَوْ يُؤَاخِذُهُم بِمَا كَسَبُوا لَعَجَّلَ لَهُمُ الْعَذَابَ بَل لَّهُم مَّوْعِدٌ لَّن يَجِدُوا مِن دُونِهِ مَوْئِلًا.

Dan sesungguhnya Tuhanmu Maha Pengampun yang memiliki rahmat, sekiranya Dia mengenakan hukuman tindakan terhadap apa yang mereka kerjakan pasti disegerakan azab bagi mereka. Namun bagi mereka waktu yang telah ditetapkan (untuk merasai azab) bahkan tiada pihak selain Allah yang mampu merubah (ketetapan itu).

Manakala perkataan melewatkan (al-ta’khir) pula merupakan kata terbitan yang berasal daripada…

View original post 688 more words

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: